nasional

Bongkar Penyebab Wafatnya Penjaga Rumah Febrie Kian Rumit, TKP Diklaim Telah Rusak

Senin, 27 Juli 2026 | 23:30 WIB
Kematian Sutrimo masih menjadi misteri. Polisi menyelidiki CCTV, saksi, dan data medis setelah kondisi TKP disebut sudah rusak akibat warga berlalu lalang. (Instagram/undercover.id)

Tak hanya mengolah lokasi kejadian, penyidik juga disebut mulai menelusuri data pendukung dari rumah sakit (RS) untuk melengkapi rangkaian fakta yang sedang dikumpulkan.

"Habis itu kita olah TKP, sementara masih kita bersurat ke pihak rumah sakit minta data-datanya," ungkap Iskandarsyah.

Sejauh ini, polisi juga belum menyimpulkan identitas maupun status korban sebagaimana informasi yang ramai beredar di masyarakat.

Oleh sebab itu, seluruh informasi tersebut masih diverifikasi sebagai bagian dari penyelidikan pihak kepolisian.

Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Tak Sadarkan Diri

Dalam kasus ini, Sutrimo dilaporkan meninggal dunia setelah dievakuasi dalam kondisi yang tak sadarkan diri, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban disebut sempat mengeluhkan sakit sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari bagian mulutnya.

Hal itu terjadi dalam proses evakuasi korban di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring.

Di sisi lain, publik juga menyoroti adanya dugaan keterangan rumah sakit, yang menyebut Sutrimo sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian ihwal kronologi kematian yang dialami penjaga rumah milik eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tersebut.*

Halaman:

Tags

Terkini