Bukti terbaru menunjukkan bahwa pola makan kita berdampak besar pada kesehatan. Puasa adalah praktek rutin kehidupan Nabi Muhammad SAW tidak hanya selama Ramadhan.
Nabi Muhammad SAW akan berpuasa setiap Senin dan Kamis, dan juga pada tanggal 13, 14, serta 15 setiap bulan Islam. Ini mirip dengan intermittent fasting yang telah terbukti menyeimbangkan kadar hormon, mencegah stres oksidatif, dan mengurangi peradangan secara keseluruhan.
8. Mengonsumsi kurma
Selain delima, tentu kurma juga menjadi makanan utama Rasulullah SAW. Kebiasaan makan kurma bisa membantu menstabilkan kadar gula darah , menyeimbangkan kembali elektrolit darah, dan membantu memulai sistem pencernaan dalam persiapan makanan.
Baca Juga: Manfaat Buah Kolang Kaling
Kurma juga merupakan makanan yang diperintahkan Maryam RA untuk makan menjelang melahirkan. Dalam sains, kurma terbukti meningkatkan produksi oksitosin dalam tubuh Bunda dan mempercepat persalinan.
9. Hindari tidur tengkurap
Dalam kebiasaan sehat ala Nabi Muhammad SAW, Bunda dianjurkan tidak tidur tengkurap. Mengapa demikian?
“Rasulullah SAW keluar dimalam hari untuk memeriksa tamunya dan melihatku sedang berbaring tengkurap. Dia mendorong saya dengan kakinya dan berkata, 'Jangan berbohong dengan cara ini, karena itu adalah cara berbohong yang dibenci Allah.'” (HR. Al-Tirmidzi; 2798)
Dari sisi kesehatan, karena berat tulang belakang, orang dewasa dan bayi dilarang tidur tengkurap oleh dokter. Cara tidur ini berdampak parah pada organ dalam dan tulang belakang.
10. Tetap aktif setiap hari
Memenuhi tiga dari lima rukun Islam mengharuskan Bunda sehat dan bugar. Salah satunya dengan menjalani salat.
Salat lima waktu sendiri merupakan salah satu bentuk olahraga yang membutuhkan gerakan otot dan persendian tubuh. Kesehatan yang baik juga diperlukan jika Bunda berniat berpuasa atau berpartisipasi dalam ibadah haji.
Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan latihan fisik dan mengatakan kepada orangtua untuk mendorong aktivitas fisik pada anak-anak mereka.
“Ajari anak-anakmu berenang, memanah, dan menunggang kuda.” Dalam riwayat lain, beliau berkata, “Latihlah memanah dan menunggang kuda.” (HR. Muslim).***
Sumber : haibunda.com