mungkin kita keliru membaca realita
mengira yang jauh pasti lebih sulit
padahal yang terjadi bisa sebaliknya
yang dekat justru bisa lebih rumit
yang jauh sering tampak menakutkan
seolah-olah penuh dengan teka-teki
padahal yang dekat lebih membahayakan
dengan tindakan yang sulit diprediksi
kita terlalu sibuk mencari ke luar
mengukur yang tampak oleh pandangan
padahal yang berada di sekitar
terabaikan oleh kedalaman pemahaman
yang dekat terasa biasa saja
seolah-olah tidak berarti
padahal di situlah makna berada
yang sering tak sempat kita pahami
realita bukan sekadar yang terlihat
melainkan tersembunyi di balik rasa
tak cukup hanya dengan mendekat
diperlukan hati untuk mampu membaca
maka belajarlah untuk mengerti
tidak tergesa menilai keadaan
agar yang dekat dapat dipahami
dalam ruang kesadaran dan pemahaman
Malang, 14 Juni 2026
Salam sehat,
M. Sinal