kita telah sampai pada suatu zaman
kesalahan orang lain lebih mudah ditemukan
daripada kesalahan diri sendiri
yang diam-diam selalu ditutup-tutupi
kritik yang semestinya menjadi cermin
justru berubah menjadi kaca pembesar
yang dicari-cari kesalahan orang lain
dan merasa dirinya yang paling benar
media sosial menjadi hakim dadakan
gemar mengadili tanpa memahami
unggahan ladang subur bagi penilaian
gemar mengomentari tanpa menghayati
kata-kata menjelma jadi senjata
yang ditembakkan dari balik layar
meski tanpa luka yang kasat mata
namun menimbulkan bahaya besar
sibuk menimbang salah orang lain
dengan neraca buatan sendiri
yang dicatat hanya salah orang lain
namun lupa pada salahnya sendiri
padahal hukum alam senantiasa bekerja
dalam diam yang nyaris tak terasa
bahwa yang dapat menjatuhkan seseorang
salahnya sendiri yang kerap jadi penghalang
Malang, 26 April 2026
Salam sehat,
M. Sinal