masyarakat yang gampang marah
bagai gelombang tanpa arah
datang cepat, menggulung siapa saja
yang berdiri di hadapannya
di ruang digital yang kian riuh
penilaian sering kehilangan ruh
dari potongan informasi yang tak utuh
begitu cepat seseorang jadi tertuduh
karena emosi yang sesaat membakar
kebenaran pun menjadi samar
apalagi saat beda pandangan bertebar
yang benar mudah sekali terlempar
mereka terpikat pada sensasi
melupakan arti verifikasi
lebih percaya pada kecepatan
daripada mencari ketepatan
seseorang segera dinyatakan bersalah
sebelum fakta tersusun secara utuh
karena luka akibat suatu masalah
penilaian pun menjadi keruh
padahal dalam prinsip keadilan
setiap insan berhak atas penjelasan
bukan sekadar vonis dari kerumunan
atau riuhnya suara karena kebencian
Malang, 19 April 2029
Salam sehat,
M. Sinal