JOURNALNUSANTARA.COM, MALANG - Ajang pencarian bakat bagi muslimah kembali menyapa Jawa Timur.
Putri Hijab Indonesia Jawa Timur 2026 secara resmi membuka pendaftaran audisi untuk menjaring talenta muda yang mampu membawa pengaruh positif di era digital.
Program ini dirancang bukan sekadar kompetisi kecantikan, melainkan wadah pembinaan intensif untuk mengembangkan personal branding serta mengasah bakat para peserta agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Persyaratan utama bagi calon peserta meliputi warga negara Indonesia, muslimah yang sudah berhijab, serta berusia antara 16 hingga 28 tahun.
Terbuka bagi mahasiswi maupun karyawati yang belum menikah, ajang ini menitikberatkan pada aspek kepercayaan diri, integritas, dan kemampuan komunikasi.
Panitia juga menekankan pentingnya kepedulian sosial dan kemampuan bekerja dalam tim, dengan nilai tambah bagi mereka yang menguasai bahasa asing.
Calon peserta wajib berdomisili atau memiliki garis keturunan Jawa Timur untuk mewakili identitas lokal di kancah nasional.
Pendaftaran telah dibuka sejak 14 Februari 2026 dan akan berakhir pada 26 April 2026.
Setelah masa registrasi ditutup, para peserta terpilih akan mengikuti technical meeting pada 28 April 2026 sebelum menjalani audisi luring yang dipusatkan di Kota Malang pada 2 Mei 2026.
Bagi para muslimah yang siap menginspirasi dan meningkatkan kapasitas diri, pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi di phi2026.com.
Inilah momentum tepat untuk menunjukkan bahwa hijab bukanlah batasan untuk terus berprestasi.