Di bawah langit yang muram
Siang pun terasa kelam
Seolah-olah tak ada pilihan
Kecuali saling bermusuhan
Perang, bukan sekadar mesiu dan baja
Tapi menjelma jadi angka-angka
Di layar politik dan ekonomi
Menggoyang dapur kecil negeri ini
Meski tak selalu badai
Tapi tak kunjung usai
Ada sejumlah masalah
Yang menimbulkan amarah
Maka persatuan adalah pelita
Yang harus menyala dalam dada
Agar tetap satu dalam perbedaan
Menjauhkan prasangka dan kebencian
Di bawah bayang-bayang perang
Indonesia diuji agar tetap utuh
Serta mampu berpikir tenang
bukan bangsa yang mudah rapuh
Kita tak akan retak
dan selalu mampu menolak
Membaca cemas di wajah zaman
Bukan dengan dentuman permusuhan
Malang, 5 Maret 2026
Salam sehat,
M. Sinal