(Ode Michael Naimah buat Ali bin Abi Thalib)
Ketika badai mengguncang keyakinan
tak berpaling dari arah cahaya
berdiri teguh di atas batu cobaan
dengan iman berakar di dalam dada
meski langit penuh kabut kegelapan
tidak pernah kehilangan arah
cahaya lahir dari sebuah keyakinan
karena sabar yang tak pernah kenal lelah
cercaan datang menusuk dada
pujian pun pergi tanpa makna
namun tak goyah oleh keduanya
karena hati tertambat kepada-Nya
jalan terjal membentang penuh duri
terus melangkah penuh kebesaran hati
karena berhenti sebelum sampai tujuan
adalah bentuk sebuah pengingkaran
saat sejumlah sahabat menjauh
ada kekuatan dalam kesendirian
semangatnya tak pernah rapuh
karena iman memberi bisikan keteguhan
ketika ujian mencapai puncak kepedihan
tak mengeluh pada nasib yang menekan
menengadah dengan hati penuh kepasrahan
sebagai jembatan menuju kemenangan
Malang, 26 Februari 2026
Salam sehat,
M. Sinal