(Ode Michael Naimah buat Ali bin Abi Thalib)
Nuraninya jernih
tak diselubungi kabut kepentingan
tak pernah pilih kasih
membiarkan hati menuntun keputusan
suara batinnya lebih nyaring
daripada gemuruh dunia
segala bisikan yang tak penting
tidak memengaruhi keputusannya
menimbang sebelum bertindak
dengan cahaya hati
tak pernah enggan untuk menolak
jika tidak sesuai dengan suara nurani
tak tergesa oleh panas amarah
dalam menakar setiap langkah
dengan bening kesabaran
cara menjalankan kebijakan
keputusannya lahir
dari kejernihan yang tak ternoda
seperti mata air
yang mengalir di sebuah telaga
memutus tanpa berat sebelah
memberi hak tanpa ada masalah
baginya, adil adalah wajah nurani
yang harus menyala dalam hidup ini
tinggi dalam martabat
tanpa perlu banyak menyacat
laksana padi
makin merunduk karena berisi
Malang, 25 Februari 2026
Salam sehat,
M. Sinal