JOURNALNUSANTARA.COM - Menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh memerlukan kesiapan fisik dan mental yang prima agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar. Perubahan pola makan dan jam tidur seringkali membuat tubuh terasa lemas jika tidak disiasati dengan benar. Oleh karena itu, menjaga asupan nutrisi dan pola hidup sehat menjadi kunci utama agar tetap berenergi.
Langkah pertama yang sangat krusial adalah tidak melewatkan waktu sahur. Sahur berfungsi sebagai bekal energi utama bagi tubuh untuk bertahan selama belasan jam ke depan. Pilihlah jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, atau umbi-umbian karena jenis makanan ini lebih lambat dicerna sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Selain karbohidrat, pastikan asupan protein dan serat tercukupi dengan baik melalui konsumsi daging, telur, sayuran, serta buah-buahan. Serat sangat membantu dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit yang sering terjadi saat berpuasa. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu asin saat sahur karena garam dapat memicu rasa haus yang lebih cepat di siang hari.
Pengaturan hidrasi juga memegang peranan penting dalam menjaga stamina. Gunakan pola minum dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Hindari minuman berkafein secara berlebihan karena sifat diuretiknya dapat menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan melalui urin.
Jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk berhenti bergerak sama sekali. Lakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau peregangan di sore hari menjelang waktu berbuka agar sirkulasi darah tetap lancar. Terakhir, pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup dengan tidak begadang agar tubuh memiliki waktu untuk melakukan regenerasi sel dan memulihkan tenaga.