(Bersama Dr. K.H. Anas Fauzi)
Ulama duduk berdampingan
Umara pun duduk bersebelahan
Wajah mereka memancarkan keteduhan
Memohon ampunan dan rido Tuhan
Tidak ada jarak yang kaku
hanya keikhlasan yang berpadu
mata mereka berbinar
berharap hidayah ke jalan yang benar
Sambil merenungi teladan hidup
dari Sang Kekasih yang tak pernah redup
bagaimana ilmu dan kepribadiannya
dapat menyinari seantero dunia
Malam Nisfu Syaban
bukan hanya momentum ibadah
tetapi malam ditulisnya takdir tahunan
memohon kebaikan dan terhindar dari masalah
Malam Nisfu Syaban
adalah malam evaluasi diri
tentang pentingnya memperbaiki hubungan
dengan sesama manusia dan Pencipta alam ini
Malam Nisfu Syaban
adalah malam kesadaran
menjadi ruang pertemuan hati
antara harapan dan rido Ilahi
Semoga bibir yang basah
oleh zikir yang mengalir
menjadi penyebab datangnya anugerah
dan hati lapang dipenuhi cahaya takdir
Malang, 3 Februari 2026
Salam sehat,
M. Sinal