Tuhan telah mengajarkan kita
untuk selalu mengasihi
Juga mengingatkan kita
untuk selalu menghormati
Namun dalam realita kehidupan
sering terjadi perbedaan
lewat ucapan dan tindakan
yang menyebabkan perselisihan
Kita hidup di sebuah zaman
di mana menghormati perbedaan
dianggap sebagai kelemahan
sementara memaki dengan ucapan
dipuji sebagai keberanian
Mengasihi, dicurigai sebagai kepura-puraan
Menghormati, dimaknai sebagai kepalsuan
Sedangkan merendahkan disebut kejujuran
dan caci maki dianggap sebuah kebenaran
Padahal, kebenaran sejati
tidak pernah membutuhkan kebencian
Ia lahir dari kejernihan
bukan dari amarah dan caci maki
Tumbuh dari ketulusan niat
serta sikap rendah hati
bukan dari dorongan untuk melaknat
kepada orang-orang yang tidak disukai
Stbd, 14 Desember 2025
Salam sehat,
M. Sinal