Stres yang tidak terkelola dapat berdampak pada:
*Kesehatan fisik dan mental: Rasulullah memperingatkan pentingnya menjaga kesehatan.
*Hubungan dengan Allah: Stres dapat menyebabkan seseorang merasa jauh dari rahmat Allah.
*Hubungan sosial: Stres dapat memicu konflik dan merusak hubungan.
5. *Solusi Pencegahan dan Penyelesaian Stres dalam Islam*
a. *Meningkatkan Keimanan dan Ketawakkalan*
Meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah ketetapan Allah. Rasulullah bersabda:
وَاعْلَمْ أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ، وَمَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ
"Ketahuilah, apa yang ditetapkan untukmu tidak akan meleset, dan apa yang tidak ditetapkan untukmu tidak akan menimpamu." (HR. Tirmidzi)
b. *Menjaga Keseimbangan dalam Hidup*
Islam menganjurkan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Allah berfirman:
وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلۡأٓخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنۡيَا
"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia." (QS. Al-Qashash: 77)
c. *Melakukan Ibadah dan Dzikir*
Ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur'an, dan dzikir dapat menenangkan hati. Allah berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
d. *Mencari Solusi dan Bantuan*
*Berkonsultasi dengan ulama, keluarga, atau sahabat yang terpercaya.
*Memanfaatkan ilmu pengetahuan seperti psikologi untuk memahami stres.
*Meningkatkan taqarrub ( pendekatan) dengan Pencipta dan memohon petunjuk dan inayah-Nya agar diberi arah yang jelas dan solutif dari masalah yg dihadapi.
Berolahraga dan melakukan rileks asi agar otot yg tegang dan suasana hati lebih fleksibel. Dll