JournalNusantara.com -Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan salah satu jenis buah yang kerap dikonsumsi sebagai campuran kolak, kue, sup, dan puding. Selain itu, buah ini juga bisa diolah dengan cara dikukus, ditumis, hingga dipanggang atau dibakar.
Baca Juga: Ramadan sebagai Bulan Transformasi-04
Manfaat labu kuning ternyata tidak hanya dapat diperoleh dari dagingnya, tetapi juga dari bijinya. Buah yang kerap digunakan sebagai campuran berbagai jenis makanan ini mengandung beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Baca Juga: Wow, Konsumsi 4 - 6 Kurma Per Hari Bisa Menjadi Pilihan Program Diet
Dilansir alodokter.com yang dikutip Jum'at (29/3/2024) dijelaskan bahwa dalam seporsi labu kuning atau setara sekitar 250 gram, terkandung 50 kalori dan beragam nutrisi berupa 2 gram protein, 12–15 gram karbohidrat, 0,1 gram lemak, 2,5 gram serat, 800–900 mikrogram vitamin A, 20 miligram vitamin C, 50 miligram kalsium, 25 miligram magnesium, 400–500 miligram kalium, 0,7–1 miligram zinc dan 1,5–2 miligram zat besi. Labu kuning juga mengandung vitamin B, vitamin K, folat, serta beragam antioksidan, seperti antosianin, lutein, kolin, dan karoten.
Baca Juga: Kurma Berkhasiat Turunkan Resiko Kolesterol Jahat
Labu kuning merupakan salah satu sumber vitamin A yang baik. Bahkan, kandungan vitamin A di dalam labu kuning lebih banyak dari wortel. Selain itu, buah labu kuning juga kaya akan antioksidan lutein dan zeaxanthin.
Kandungan nutrisi tersebut menjadikan labu kuning bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah terjadinya penyakit mata, seperti degenerasi makula.
Semoga bermanfaat.***
Sumber : alodokter.com