JournalNusantara.com - Penumpukan keratin yang menyumbat pori-pori bisa membuat kulit menjadi kasar dan bersisik seperti kulit ayam. Kondisi ini dikenal sebagai keratosis pilaris.
JournalNusantara.com - Penumpukan keratin yang menyumbat pori-pori bisa membuat kulit menjadi kasar dan bersisik seperti kulit ayam. Kondisi ini dikenal sebagai keratosis pilaris.
Keratosis pilaris tidak berbahaya dan tidak menular dari satu orang ke orang lainnya. Penyakit ini termasuk dalam penyakit genetik (bawaan).
Keratosis pilaris merupakan penyakit kulit yang sangat umum terjadi. Diperkirakan ada sekitar 50 – 80% remaja dan hampir 40% orang dewasa yang mengalaminya.
Keratosis pilaris termasuk penyakit yang dapat menyerang pasien pada semua usia, tetapi lebih umum terjadi di usia muda terutama pada anak-anak. Namun, dalam banyak kasus, keratosis pilaris dapat menghilang dengan sendirinya pada usia 30 tahun.
Baca Juga: Makan Ikan Turunkan Resiko Penyakit Alzheimer
Selain itu, penyakit kulit ini paling sering terjadi pada orang dengan kulit putih dan dapat memburuk selama kehamilan, setelah melahirkan, atau selama masa pubertas.***
Sumber : hellosehat.com