Kebenaran bukan meminta saling membenci
melainkan berusaha untuk saling mencintai
dengan hati yang jujur
serta dengan cara yang teratur
kebenaran tidak lahir dari amarah
tapi tumbuh dari kesabaran
sehingga bukan menciptakan masalah
melainkan menghadirkan kemanfaatan
kebenaran bukan untuk menghancurkan
melainkan ruang menumbuhkan pengertian
dengan hati yang lapang
diliputi oleh sikap teduh dan tenang
ibarat warna dalam sebuah lukisan
menyatukan ragam dalam kebersamaan
merajut jarak menjadi kedekatan
sehingga yang tampak hanyalah keindahan
kebenaran bukan alasan untuk mencaci
melainkan jalan untuk saling mengasihi
dengan hati yang dipenuhi ketulusan
serta jiwa yang bersedia memaafkan
dari sanalah manusia belajar mengerti
bahwa hidup tak luput dari cela
hingga hati perlahan menyadari
untuk meredam amarah yang menyala
Malang, 24 Maret 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Melintasi Jawa dengan Estetika Kereta Api Modern
Wajah Cantik dan Senyum Tulus Pramugari di Balik Kesibukan Mudik Lebaran
Cantiknya Pol! Rahasia Tubuh Bugar dan Wajah Segar dengan Olahraga Pagi yang Seimbang
Mutiara Pagi: Syawal Cermin Ramadan (Bagian 2156)
Mutiara Pagi: Harapan yang Tersisa (Bagian 2157)
Wisata Pasca Lebaran, Momen Hangat Mempererat Silaturahmi
Persiapan Matang Liburan Pasca Lebaran
Menjaga Kesehatan Tubuh Pasca Perayaan Lebaran
Tips Pola Makan Sehat Pasca Lebaran
Kisah Inspiratif Ai Susanti, Duta Pariwisata Jabar yang Menjemput Panggilan Baitullah di Usia Muda