Buat Ananda Al-Rasyid Tamano & Dinda
Di pelupuk pagi yang fitri,
embun menari di ujung daun
Senyum mengembang, hati berseri,
penuh hikmat doa melantun
Dua hati merangkai cerita
Menyulam impian dengan cinta
Bersama rindu, bersama waktu
Seindah pagi, sehangat restu
Ayah dan bunda melepas doa
Semoga cinta kekal adanya
Kasih mekar tak pernah layu
Selalu bersemi di dalam kalbu
Cincin melingkar di jari manis
Janji terucap dengan syahdu
Tatapan lembut begitu manis
Ketika dua hati mulai menyatu
Burung bernyanyi, angin mendesir
Membawa doa yang terus mengalir
Langit pun teduh, hati bergetar
Menyambut cinta yang kian mengakar
Tangan tengadah, hati terpaut,
Semoga setia selalu menyambut
Bersama takdir, bersama doa
Dalam kasih-Nya, cinta terjaga
Malang, 4 April 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Tips Mengolah Keuangan THR Agar Lebih Bijak dan Efisien
Mutiara Pagi: Setelah Maaf Terucap (Bagian 1798)
Tim Urai 3 Sat Lantas Polresta Bogor Kota Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Ir. H. Juanda
Panen Memberi Berkah
Dedi Mulyadi - Tata Sukayat di Momentum Shalat Ied, Wujud Nyata Sinergitas Umara dan Ulama Jawa Barat
Sinergitas Ulama-Umara Jabar di Momentum Shalat Idul Fitri, Optimis Wujudkan Jabar Istimewa
Khatib Shalat Idul Fitri Pemprov Jabar, Tata Sukayat : "Kudu Kuru Cileuh Kentel Peujit !"
Ketupat dan Opor, Sajian Idul Fitri yang Menggugah Selera
Mutiara Pagi: Menata Hati (Bagian 1799)
Humor sebagai Upaya Mempererat Tali Silaturahmi, Rekreatisasi Gotong Royong Sebagai Kunci Pencapaiannya