JournalNusantara.com - Mantan Twitter yaitu Jack Dorsey mengungkapkan bahwa file Twitter saat ini bocor, mengakui membuat kesalahan besar pada tanggung jawabnya sebagai kepala eksekutif.
Jack Dorsey mengatakan fokus Twitter pada pengendalian dialog publik pada akhirnya merupakan salah satu hal kesalahan paling besar, meskipun dia merinci investor baru atau bagaimana subjek yang di bicarakan mempengaruhi flatfrom.
Baca Juga: Negara Prancis menjadi rumah terbesar umat muslim di Eropa
Dia juga mengakui Twitter gagal menegaskan prinsip panduan menjelang akhir masa jabatannya dan "sepenuhnya ia menyerah" pada visinya sendiri.
"Kesalahan terbesar yang saya buat adalah terus berinvestasi dalam membuat alat bagi kami untuk mengelola percakapan publik, dibandingkan membuat alat orang menggunakan Twitter untuk mengelolanya sendiri dengan mudah," katanya.
Baca Juga: Skor IQ Anak Indonesia hanya Mencapai 78,49, Dikalahkan oleh Malaysia
"Ini membebani perusahaan dengan terlalu banyak kekuatan dan membuka kami membuat tekanan luar yang signifikan (seperti anggaran ikan). Saya biasanya berpikir perusahaan telah menjadi terlalu kuat dan itu sangat jelas bagi saya dengan penganggulan akun Trump," lanjutnya. (Tiara Maulia Setiawan)