internasional

Mantan Twitter Mengakui Membuat Kesalahan Besar, "Terlalu Fokus Twitter Dialog Publik"

Jumat, 16 Desember 2022 | 15:24 WIB
Jack Dorsey (Coin Culture)

JournalNusantara.com - Mantan Twitter yaitu Jack Dorsey mengungkapkan bahwa file Twitter saat ini bocor, mengakui membuat kesalahan besar pada tanggung jawabnya sebagai kepala eksekutif.

Jack Dorsey mengatakan fokus Twitter pada pengendalian dialog publik pada akhirnya merupakan salah satu hal kesalahan paling besar, meskipun dia merinci investor baru atau bagaimana subjek yang di bicarakan mempengaruhi flatfrom.

Baca Juga: Negara Prancis menjadi rumah terbesar umat muslim di Eropa

Dia juga mengakui Twitter gagal menegaskan prinsip panduan menjelang akhir masa jabatannya dan "sepenuhnya ia menyerah" pada visinya sendiri.

"Kesalahan terbesar yang saya buat adalah terus berinvestasi dalam membuat alat bagi kami untuk mengelola percakapan publik, dibandingkan membuat alat orang menggunakan Twitter untuk mengelolanya sendiri dengan mudah," katanya.

Baca Juga: Skor IQ Anak Indonesia hanya Mencapai 78,49, Dikalahkan oleh Malaysia

"Ini membebani perusahaan dengan terlalu banyak kekuatan dan membuka kami membuat tekanan luar yang signifikan (seperti anggaran ikan). Saya biasanya berpikir perusahaan telah menjadi terlalu kuat dan itu sangat jelas bagi saya dengan penganggulan akun Trump," lanjutnya. (Tiara Maulia Setiawan)

 

Tags

Terkini

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB

Tangan Tetap di Pelatuk, Memaksa Zionis Tunduk

Jumat, 10 Oktober 2025 | 07:30 WIB

Delegasi Pesantren Al Masykuriyyah di Uzbekistan

Minggu, 28 September 2025 | 17:48 WIB