internasional

KTT G20, Presiden RI Ungkap Filosofi Patung Garuda Wisnu Kencana, Berpegangan Tangan, Hidup Rukun, dan Bahagia

Rabu, 16 November 2022 | 11:58 WIB
Pada puncak KTT G20, para tamu negara menerima cinderamata G20 yakni Wastra Indonesia berupa kain tradisional berupa Batik Pekalongan dan dan Tenun Ikat Bali (BPMI Setpres)

Journalnusantara.com - Indonesia menjadi tuan rumah peserta negara KTT G20 sejak tanggal 10 November sampai 18 November 2022.

Negara-negara G20 berasal dari benua Asia, Eropa, Afrika, Australia, dan Amerika.

Saat seluruh tamu undangan telah tiba di Bali, Indonesia, mereka langsung mengikuti acara.

Salah satunya adalah acara jamuan makan malam yang dimeriahkan dengan gelaran tarian tradisional.

Baca Juga: Jadwal Acara ANTV Hari Ini, Tayang Mega Bollywood, Radha Krishna, Bintang Samudera, dan Suami Pengganti

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal. Salah satunya adalah mengenai filosofi Patung Garuda Wisnu Kencana.

Jokowi mengatakan bahwa pelataran patung Garuda Wisnu Kencana Bali begitu hidup dan meriah tadi malam.

Di sanalah jamuan santap malam digelar untuk para pemimpin negara-negara G20, organisasi internasional, dan undangan lainnya yang hadir mengikuti KTT G20 di Bali.

"Saya dan Ibu Negara menyambut tamu-tamu terhormat yang datang dan langsung berfoto bersama dengan latar megah Garuda Wisnu Kencana," ucapnya.

Baca Juga: KTT G20 di Bali, Presiden Jokowi Ungkap Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Hadapi Permasalahan Global

Menurutnya, dalam mitologi Bali, patung ini menggambarkan cinta, tanggung jawab, keberanian, dan pengabdian. Ini adalah tugas kita terhadap dunia dan kemanusiaan, sejalan dengan tujuan G20.

"Sajian kuliner dari berbagai daerah Nusantara, beragam penampilan budaya, juga atraksi 200 penari di atas panggung, serta pertunjukan empat babak bertajuk "Recover Together, Recover Stronger" mengisi suguhan untuk tamu-tamu penting itu," katanya.

"Sajian dan pertunjukan dari Indonesia di GWK semalam mengingatkan semua pihak untuk mulai berpegangan tangan bersama, hidup rukun, dan menyebarkan kebahagiaan," tandasnya.

Baca Juga: Miris, Guru Pukul Guru Terjadi di Cianjur, Korban Alami Luka di Wajah, Mediasi Telah Diupayakan

Tags

Terkini

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB

Tangan Tetap di Pelatuk, Memaksa Zionis Tunduk

Jumat, 10 Oktober 2025 | 07:30 WIB

Delegasi Pesantren Al Masykuriyyah di Uzbekistan

Minggu, 28 September 2025 | 17:48 WIB