Poinnya adalah Islamophobia kembali menggeliat karena pilpres US yang sedang memanas. Tapi kali ini lebih runyam lagi karena faktor Gaza justeru dianggap membahayakan Amerika. Banyak politisi yang membalik realtà seolah karena peristiwa Gaza Amerika terancam oleh Komunitas Muslim dan Arab. Mereka membalik fakta yang sesungguhnya. Puluhan ribu nyawa rakyat sipil, khususnya anak-anak dan wanita melayang. Tapi mereka membangun persepsi seolah komunitas Muslim dan Arab yang menjadi ancaman.
Itulah realita yang pahit. Tapi sayangnya umat seringkali menjadi apatis dan tidak bisa berbuat apa-apa. Apakah ini akan terus berlanjut? Wallahu a’lam!
Makassar City, 2024
*Putra Kajang di Kota New York.