JournalNusantara.com - Kang Cecep pun sepertinya kesal karena preman bayaran Bang Edi masih saja terus mengejar Bubun.
Terlihat dalam tanyangan Kang Cecep secara tegas ingin mengajak duel Bang Edi di jalanan karena itu merupakan masalah jalanan yakni perebutan pasar, parkiran dan terminal.
Dalam pertemuan antara Bang Edi dan Kang Gobang pada warung makan dan sepertinya Bang Edi mencoba untuk mengingat-ingat siapa yang sedang berdiri dihadapannya.
Di awali dengan Bang Edi yang bilang jika seekor tikus sudah berani datang ke rumahnya dan selanjutnya Bang Edi pun memerintahkan anak buahnya untuk segera bergerak lebih cepat pada sambungan teleponnya.
Baca Juga: Usai Akui Berhubungan Badan dengan RD, Denise Chariesta Kini Diduga Terkena HIV AIDS, CEK FAKTA
Diketahui, Bubun nekat sendirian ke rumah Bang Edi namun Bang Edi sedang tidak ada di rumah karena sedang ketemuan dengan tim suksesnya di cafe.
Meksi begitu Bang Edi ternyata mengetahui bahwa Bubun kerumahnya melalui CCTV yang terpasang di rumahnya tak tinggal diam ternyata Bang Edi menyuruh pasukannya untuk ke rumah dan menghabisi Bubun.
Pada adegan lain, terdapat Yayat dan Agus sedang berbincang-bincang di pinggir jalan dan tampak Yayat kesal dan bilang bahwa dia akan menghabisi Bubun.
Agus pun memastikan perkataan Yayat dengan mengatakan pada Yayat kamu berani sama Bubun? Dan Yayat pun dengan gaya angkuhnya menjawab berani.
Baca Juga: Ulang Tahun Sule Ke - 46, Natalie Holscher Hadir Didamping kekasih Barunya
Yayat dan Agus pun selanjutnya meluncur untuk mencari Bubun karena sepertinya Bubun berhasil kabur dari anak buah Bang Edi sepertinya, itu yang membuat Yayat kesel sehingga dia menggebu-gebu ingin mencari Bubun.
Pada adegan lain, terdapat Kang Cecep yang sedang menelepon seseorang dan bilang masalah di jalanan harus diselesaikan di jalanan katakan itu dengan Bang Edi dan segera kapan akan bertemu kata Kang Cecep.
Pada adegan lain, tampak Bang Edi lagi makan dan di situ ada Kang Gobang kemungkinan Bang Edi makan di tempat kerja Gobang dan Bang Edi saat ini terus menerus melihat Kang Gobang namun Kang Gobang hanya fokus dengan pekerjaannya.
Sepertinya Bang Edi belum begitu mengenal Kang Gobang begitu pun dengan Kang Gobang karena tampak Kang Gobang sedang membersihkan meja dan piring kotor.