Akankah Artificial Intelligence mengalami kisah serupa? Setelah ia sampai ke tahap kecerdasan yang melampaui manusia, ia durhaka, melukai manusia (homo sapiens) yang dulu melahirkan dan merawatnya?
Topik di atas akan terus menjadi perdebatan sengit dengan pro dan kontranya.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM, Kunci Sukses Menuju Desa Wisata
Topik ini pula yang menjadi satu isu lukisan saya yang menggunakan Artificial Intelligence. Sebanyak 10 lukisan mengambil latar suasana Minang, Sumatera Barat.
Seorang ibu memakai jilbab sebagaimana layaknya umumnya ibu di Sumatera Barat. Ia begitu merawat dan mencintai anak kecilnya.
Tapi dalam lukisan itu, si anak kecil itu berbentuk robot artificial intelligence. Sosok Malin Kundang diwakili oleh robot artificial intelligence itu.
Ia begitu lucu dan menyenangkan ketika masih kecil dan belum berdaya. Namun lukisan itu tak menyatakan ketika tumbuh dewasa, AI akan otomatis durhaka seperti Malin Kundang.
Hanya saja judul lukisan itu memberikan aksen: The New Malin Kundang? Sengaja diberi tanda tanya di ujung judul. Itu lebih untuk memprovokasi diskusi bukan kesimpulan.
Di samping lukisan Artificial Intelligence sebagai Malin Kundang, topik lain soal AI juga diekspresikan dalam kumpulan lukisan di buku ini.
Ada AI yang menjadi penceramah agama. Bukan lagi ulama atau pendeta atau biksu yang memberikan pencerahan agama. Pada waktunya, robot dengan artificial intelligence bisa memberikan ceramah agama yang mungkin lebih canggih.
Di samping topik artificial intelligence, lukisan saya banyak pula mengekspresikan suasana keheningan dan meditasi.
Ini buku lukisan saya yang kedua, yang semua lukisannya menggunakan bantuan Artificial Intelligence.
Di tahap ini, saya pribadi belum merasakan sisi mengancam dari aplikasi artificial intelligence. Saya asyik saja melukis aneka topik.
Artificial intelligence sungguh membantu saya menjadi pelukis, cukup dengan saya memiliki gagasan dan selera lukisan elementer.
Dalam waktu sebulan, saya dapat membuat 100 lukisan. Ini mustahil dikerjakan tanpa bantuan Artificial Intelligence.