daerah

Kemenag Cianjur Sebut MTQH Benteng Moral Era Digital

Senin, 27 Juli 2026 | 16:46 WIB
Kementerian Agama Kabupaten Cianjur menekankan pentingnya ajang ini sebagai benteng moral generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi. (FOTO: Ist)

 

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) ke-48 Tingkat Kabupaten Cianjur di Kecamatan Pagelaran bukan sekadar ajang unjuk kebolehan.

Perhelatan yang dibuka pada Minggu (26/7/2026) malam tersebut diposisikan sebagai instrumen penguat benteng moral masyarakat.

Kepala Kemenag Kabupaten Cianjur, H. Abdul Qohar Azij, menguraikan bahwa esensi utama kegiatan ini terletak pada penerapan nilai-nilai kitab suci di kehidupan sehari-hari, bukan semata memperebutkan gelar juara.

"MTQH merupakan wahana dakwah, syiar Islam, media pendidikan, serta sarana membangun generasi Qur'ani yang menjadikan Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman hidup. Nilai utamanya bukan hanya indahnya lantunan ayat suci, tetapi bagaimana kandungannya mampu diimplementasikan dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara," tegas H. Abdul Qohar Azij.

Ia menilai tantangan perkembangan teknologi dan arus digitalisasi saat ini membutuhkan filter spiritual yang kuat agar generasi muda tetap memiliki arah moral yang jelas.

"Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, berakhlakul karimah, berintegritas, moderat dalam beragama, mencintai tanah air, dan mampu menjadi teladan. Saya mengajak seluruh peserta bertandinglah dengan penuh keikhlasan dan sportivitas. Kemenangan sejati adalah saat kita semakin dekat kepada Allah SWT dan semakin baik dalam berakhlak," tambahnya.

Dalam momentum tersebut, Abdul Qohar juga mengingatkan Dewan Hakim yang dilantik agar menjaga integritas dan objektivitas selama penilaian.

Penilaian yang jujur dinilai menjadi kunci utama untuk menjaring perwakilan terbaik yang siap melangkah ke kompetisi tingkat Jawa Barat hingga nasional.

Suasana pembukaan di kawasan selatan Cianjur itu berlangsung semarak lewat defile peserta dari berbagai kecamatan serta pertunjukan seni Islami dari para santri setempat.

Tags

Terkini