JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Puluhan anak-anak tampak sumringah dan bahagia saat menghadiri acara peringatan hari besar Islam di kawasan Cianjur, Jawa Barat.
Dewan Kemakmuran Masjid Al-Muhajirin Perum Pepabri Pratama Gunteng, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, menginisiasi sebuah gerakan sosial yang menyasar puluhan anak yatim dalam momentum sakral 10 Muharram.
Kegiatan mulia yang mengedepankan semangat kepedulian ini berhasil merangkul serta menyatukan kepengurusan dari lima wilayah sekaligus, yakni RW 07, 08, 09, 10, dan 16.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan, sinergi yang solid antarlapisan masyarakat tersebut bermuara pada pemberian santunan yang menyasar kepada 43 anak yatim di lingkungan sekitar.
Ketua DKM Al-Muhajirin, Ustadz Irpan R. Ramdani S. Pd., S.Sy., M.M.Pd., CHt., mengungkapkan rasa syukur mendalam atas respons positif yang didapatkan sejak awal ide ini digulirkan.
"Kami ucapkan terima kasih dan sampaikan bahwa rencana untuk menyelenggarakan program ini langsung disambut dengan antusiasme yang sangat luar biasa oleh warga serta para tokoh," ujarnya dalam keterangan, Kamis (25/6/2026).
Kebahagiaan warga semakin lengkap dengan kehadiran pengisi tausiyah utama, yaitu Ustadz Akhrie Ramadayanto Lc. M.Ag, yang merupakan Pengurus MUI Kab. Cianjur sekaligus Pengasuh Pesantren Baitul Ilmi Cianjur, untuk menguak misteri dan keutamaan di balik malam 10 Muharram.
Gayung bersambut, perwakilan dari unsur pimpinan rukun warga memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan oleh pihak panitia DKM Al Muhajirin Pepabri Gunteng.
Ketua RW 07, Muksin Said S.Pd., M.Si., menyatakan sangat berterima kasih atas inisiasi mulia ini dan menyampaikan apresiasi setinggi-tinggnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan nyata hingga acara berjalan lancar.
"Kami berharap kolaborasi sosial berbasis keagamaan seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi agenda rutin di masa mendatang demi menjaga kesejahteraan sosial warga," katanya.
Berkat kebersamaan ini, momentum Lebaran Yatim di DKM Al Muhajirin Pepabri Gunteng Desa Bojong tidak hanya menjadi ritual tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang mempererat persaudaraan antarwarga.