Dari sisi arsitektur, bangunan ini memiliki ruang tamu utama, empat kamar dengan ukuran yang relatif sama, serta dua ruangan tambahan di bagian belakang. Hingga kini, Gedong Duwur tidak hanya dikenang sebagai peninggalan kolonial, tetapi juga sebagai pengingat dinamika sosial, politik, dan pemerintahan yang pernah membentuk wajah Indramayu.
3. Pendopo Kabupaten Indramayu
Selain Landraad dan Gedong Duwur, Indramayu juga memiliki Pendopo Kabupaten Indramayu yang menjadi salah satu bangunan bersejarah penting.
Sejak dahulu, pendopo berfungsi sebagai pusat pemerintahan daerah sekaligus tempat berlangsungnya berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kebudayaan. Hingga saat ini, pendopo masih digunakan sebagai pusat aktivitas pemerintahan Kabupaten Indramayu dan terus dirawat sebagai simbol kepemimpinan daerah yang menyatukan masyarakat.
Tiga Cagar Budaya Lainnya
Selain ketiga bangunan di atas, ada tiga tempat lain yang masuk dalam daftar cagar budaya utama Indramayu, yaitu:
1. Masjid Bondan
2. Menara Air (Waterleiding) Perumdam Tirta Darma Ayu
3. Gedung Gebeo (Gemeentelijke Electriciteitsbedrijf Bandoeng en Omstreken) yang kini dikenal sebagai Gedung PLN Indramayu.
Ajakan Melestarikan Warisan Sejarah
Keberadaan bangunan-bangunan tersebut tidak hanya penting sebagai peninggalan fisik, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran bagi generasi sekarang dan yang akan datang. Oleh karena itu, pelestarian cagar budaya menjadi tanggung jawab bersama.