olahraga

Kluivert Pelatih Timnas Indonesia Gantikan Shin Tae-yong

Jumat, 10 Januari 2025 | 21:00 WIB
Erick Thohir menjelaskan bahwa setiap individu, termasuk tokoh besar seperti Kluivert, harus bertanggung jawab atas tindakannya sendiri. (www.bolasports.com)

Menurut saya untuk melatih tim-tim di Pegadaian Liga 2 musim ini saja dirinya belum pantas. Ingat Curacao?. Tim antah berantah yang sempat bermain melawan Garuda dalam FIFA matchday pernah dilatih oleh Patrick Kluivert. Apa prestasinya? Dipecat karena gagal.

Di Liga Turki, Kluivert juga gagal karena timnya nyaris degradasi. Lalu apa kelebihan mantan penyerang Barcelona ini? Tak ada selain jadi anak didik Louis Van Gaal.

Jadi skemanya mulai terbaca mengapa Shin Tae-yong dipecat. ET yang lima tahun gagal pimpin Inter Milan karena tak memberi satu trophy pun untuk raksasa Italia ini ingin Garuda sukses dengan jalan pintas. Dia kontak LvG untuk jadi Direktur Teknik. LvG setuju tapi ajukan syarat harus Kluivert jadi pelatih Timnas.

ET langsung setuju. STY dijebak dengan membawa Timnas U-22 ke piala antar kampung se Asean. Targetnya agar tim muda ini siap untuk Sea Games dan Kualifikasi Olimpiade. Mudah ditebak hasilnya. Garuda tersungkur. Lalu buzzer disewa untuk beri tekanan. STY dinilai gagal total. Dan dipecat.

Dipecat punya arti yang jamak bernotasi negatif karena anda gagal kan?
Saya tak akan menulis prestasi STY selama lima tahun memimpin Garuda. Sudah banyak sekali orang yang menulis capaian Oppa ini dengan kemarahan dan kesedihan yang bercampur baur.

Menurut saya hanya satu prestasi STY yang akan saya kenang. Apa itu?. Dialah pelatih Tim Nasional yang pertama kali melatih aspek mendasar dalam sepakbola. Passing. Passing. Passing. Lalu pemain diminta bergerak. Bukan sekedar memberi perintah tapi langsung memberi contoh di lapangan.

Anda bayangkan seorang pelatih Timnas harus berlatih di level itu. Alfred Riedl atau Luis Milla sekalipun tak pernah melakukan ini.

Mengapa? Karena memang pemain kita tak punya tekhnis dasar ini. Siapa yang salah? Federasi dong karena kompetisi tak pernah meletakkan ini sebagai kunci penting pengembangan sepakbola.

Tapi pelatihnya asal Belanda loh? He he he. Negara ini tak pernah juara Piala Dunia. Delapan kali - terakhir tahun 2018 di Russia mereka gagal lolos. Di Eropa mereka hanya sekali juara saat Van Basten dkk begitu superior tahun 1988.

Di level klub, sudah sangat lama Ajax jadi legenda. Tak ada klub Belanda yang bisa merusak dominasi Italia, Inggris dan Spanyol di kompetisi antar klub Eropa.

Balik lagi ke Kluivert. Tak ada jaminan lolos ke Piala Dunia selain hayalan ET dkk. Ini Timnas. Meski mayoritas pemain berasal dari Belanda - bukan menjadi mudah untuk beradaptasi.

Ingat Belanda gagal ke Piala Dunia karena dilatih pelatih Belanda juga. Sepakbola di level tertinggi itu butuh proses dan STY sementara memimpin proses itu.

Kenal Hajime Moriyasu? Dia pelatih Timnas Jepang yang sudah melatih sejak tahun 2018. Saat pertama kali melatih, mayoritas pemain Jepang saat ini masih berusia sangat muda.

Wataru Endo salah satunya. Sekarang dia berusia 30 tahun. Jepang yang sudah berulang kali lolos Piala Dunia dan diberi predikat salah satu raksasa Asia dan sudah mengalahkan Jerman dkk saja masih merasa timnasnya butuh proses agar level up. Moriyasu terus dipercaya untuk memimpin proses itu.

Tags

Terkini

Mencerna Makanan Saat Sakit

Sabtu, 4 April 2026 | 10:43 WIB

Taktik Serangan Balik Sepakbola

Jumat, 3 April 2026 | 20:38 WIB