olahraga

Menyesakkan, Kemenangan Indonesia Atas Bahrain Dirampok Wasit

Jumat, 11 Oktober 2024 | 07:13 WIB
Wasit Timnas Indonesia kontra Bahrain dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Ronde 3 dapatkan kritik dari netizen. (X makanbolaID)

Oleh: Agung Wibawanto

Sebelum pertandingan Timnas Indonesia yang melawat ke Bahrain dalam babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, media sudah membahas bagaimana gaya bermain tuan rumah yang banyak drama (tricking), dan juga wasit berasal dari Oman yang memimpin pertandingan.

Saat itu waktu pertandingan sudah melewati extra time 6 menit dari waktu normal (menit ke 98), wasit belum juga meniup peluit panjang tanda berakhir pertandingan. Kedudukan 1-2 untuk Indonesia mungkin menjadi penyebab wasit ngotot memperpanjang waktu.

Hingga akhirnya tercipta gol di menit 99 melalui sepak pojok Bahrain. Selain waktu yang "blandang", posisi pemain Bahrain juga terlihat off side namun wasit tidak tergoda untuk cek VAR. Bola kembali ke tengah pertanda gol sah hingga skor menjadi 2-2. Pemain Bahrain beserta sultannya pun tampak gembira merayakan.

Kemenangan yang sejatinya milik Timnas Garuda terenggut begitu saja. Perjuangan tanpa lelah meski di atas lapangan dengan atmosfir udara yang tidak bersahabat. Kesabaran meladeni pemain manja Bahrain yang kesenggol sedikit jatuh, menjadi sia-sia. Semua pemain Indonesia kecewa dan terpancing emosi di akhir pertandingan.

Jay Izes cs memang dituntut tidak melakukan kesalahan sekecil apapun yang itu bisa merugikan. Termasuk melakukan pelanggaran kepada pemain Bahrain. Karena selain pemain Bahrain yang rapuh, juga wasit akan selalu meniup peluitnya tanda pelanggaran yang dilakukan Indonesia. Bahkan bisa terkena kartu kuning.

Hal yang berbeda jika Rafael Struick ataupun Ragnar Oratmangoen yang dilanggar. Tidak ada peluit berbunyi, tidak ada kartu kuning. Pemain Bahrain saat dalam posisi unggul 1-0 banyak melakukan drama guling-guling membuang waktu hingga mendapat perhatian wasit. Namun tidak saat Marcelino yang tergeletak. Permainan tetap berjalan.

Setelah gawang Marteen Paes kebobolan oleh seting tendangan bebas, Indonesia berhasil membalas dengan gol cantik open play yang dilesakkan oleh Ragnar dan Rafael. Seluruh pemain dan penonton sudah memastikan poin 3 dibawa pulang oleh Indonesia. Bahkan sebagian pendukung Bahrain sudah ada yang beranjak meninggalkan bangku stadion.

Kemenangan dari Bahrain harusnya akan mengangkat posisi sementara timnas Indonesia di Grup C dari posisi 5 ke posisi 2 dengan nilai 5 di bawah Jepang. Berada di atas Arab Saudi (4), Australia (4), Bahrain (3) dan China (0). Namun takdir berkata lain. Hasil draw tidak mengubah posisi Indonesia di urutan 5.

Ini hasil draw rasa kalah. Meski hasil tersebut belum menutup peluang Rizky Ridho dkk untuk langsung lolos ke piala dunia. Dikabarkan, timnas melalui PSSI akan membuat nota protes resmi kepada FIFA, terutama atas keputusan wasit. Wasit berkepala plontos dari Oman tersebut kerap membuat keputusan yang merugikan timnas.

Namun begitu, tidak ada waktu untuk menyesali karena pertandingan penting berikutnya sudah tersaji di depan mata, melawan China. Timnas Indonesia harus kembali fokus melakukan latihan serta coach Shin Tae Yong merancang strategi menghadapi situasi pertandingan yang berbeda. Tetap semangat Garuda ku, setidaknya kita belum terkalahkan.

Tags

Terkini

Mencerna Makanan Saat Sakit

Sabtu, 4 April 2026 | 10:43 WIB

Taktik Serangan Balik Sepakbola

Jumat, 3 April 2026 | 20:38 WIB