Helmy kemudian menceritakan pengalamannya saat membuat reality show, yaitu selalu meminta izin sebelum tayang.
“Saya banyak bikin begini-begini, public atau social experiment seperti ini. Tapi setelah itu, setelah kita rekam pasti kita minta izin apakah ini boleh kita tayangkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Helmy kembali mengingatkan tentang etika berkonten jika media sosial pun menjadi salah satu tempat untuk mencari penghasilan.
“Mari deh kita jaga supaya kita ini jangan bikin chaos, jangan bikin hal-hal yang tidak perlu untuk dilakukan, apalagi kalau kau sudah sempat juga mencari penghasilan dari dunia sosial media, mari kita jaga etika,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, juga telah angkat bicara dan mendorong usher untuk membuat laporan kepolisian.
Menurut Habiburokhman, konten yang dibuat Ebem selain melanggar etika, juga melanggar hukum.
*
Artikel Terkait
Berduka Mahasiswa KKN dan Ketua Karang Taruna Alami Kecelakaan Maut, 7 Orang Meninggal
Bupati Cianjur Apresiasi Polres dan Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
Ketua BKPRMI Jabar Puji Dedikasi Ribuan Guru Ngaji Cianjur
Wakil Ketua OSIS SMK Pariwisata PHT Cianjur Raih Medali Emas Olimpiade Sains Siswa Nasional
Refleksi atas Berakhirnya UHC di Kabupaten Cianjur
Update Kasus Syekh Ahmad Al Misry: Kronologi Dugaan Pencabulan Santri, Bantahan hingga Red Notice dari Interpol
Rekaman CCTV Detik-detik Koper Kopilot Malaysia Airlines Dibongkar, Terdapat 70.114 Butir Ekstasi
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dorong Percepatan Peluncuran Panduan Generative AI Berbasis Etika Akademik dan Nilai
Mutiara Pagi: Prinsip (Bagian 2291)
Gandeng Duta Anti Narkoba Jabar, SMK Assuyuthiyyah dan BNN Cianjur Gelar Tes Urine Pelajar