Baca Juga: Bahaya, BMKG Sebut Muncul Sesar Cugenang Usai Gempa M 5,6 Cianjur
Putri dari pasangan Bapak Abdul Syukur dan Ibu Maryamah berpesan, di usia dini dan masih minim pendidikan dan pengalaman, tetapkanlah tujuan kemana akhirnya kita akan mengabdikan diri dan menghabiskan usia kita. Namun dalam menuju perjalanan tersebut, tetap mendayung dan mengindahkan apapun yang sedang dijalankan.
"Walaupun pada akhirnya ujung perjalanan adalah kematian, namun setidaknya kita membuat start-finish versi terbaik kita, selama perjalanan kehidupan. Selain itu, saya sebagai perempuan yang masih dalam proses belajar, mempunyai pesan bahwasanya jadilah perempuan yang selalu meningkatkan value dalam diri kita, terlepas dari sejarah dimana perempuan yang pernah dihinakan bahkan masih terjadi kesenjangan hari ini," katanya.
Mimil yang memiliki kelebihan dalam publik speaking, komunikasi, dan senang menantang diri dengan hal-hal yang baru menegaskan bahwa hari ini, sejarah itu bisa kita rubah. Kita pengambil keputusan dan penoreh sejarah baru bahwa perempuan harus berdaya dan mampu memperdayakan.
"Selamat memaksimalkan dan meningkatkan seluruh anugerah yang telah Allah SWT berikan kepada kita sebagai perempuan hebat dan berprestasi," tutupnya dengan nada penuh optimis.