life-style

Surga Hanya Untuk Orang Yang "Bahagia"

Jumat, 18 Agustus 2023 | 13:33 WIB
Dua Orang Sedang Melompat Bahagia (pexels.com/Jill Wellington)

JournalNusantara.com - Surga hanya untuk orang yang hidupnya sudah bahagia ketika di dunia.

Karena itu Allah SWT memanggil para calon penghuni surga dengan sebutan "Jiwa yang tenang (bahagia)."

"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
dan masuklah ke dalam surga-Ku" (Qs. Al Fajr ayat 27-30).

Baca Juga: Polda Jabar Laksanakan Upacara HUT ke-78 RI

Tidak peduli apakah ia kaya atau miskin, tenar atau tidak tenar, berpangkat atau tidak berpangkat. Yang penting jiwanya tenang dan bahagia.

Sebaliknya, mereka yang jiwanya tidak tenang, hatinya selalu dengki dan sombong, walau kaya, tenar dan berpangkat, maka mereka belum memenuhi syarat untuk masuk surga.

"Dan yang menyertai dia berkata: “Inilah yang tersedia pada sisiku telah siap.” Allah berfirman: “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu, yang menyembah sesembahan yang lain beserta Allah, maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat” (QS. Qaf ayat 23-26).

Baca Juga: Bersyukur dan Bersabar, Dua Sayap Yang Harus Terus Kau Latih dan Gunakan

Sifat-sifat yang disebutkan pada ayat di atas adalah sebagian dari sifat orang-orang yang tidak bahagia hidupnya di dunia, sehingga akhirnya masuk neraka.

Oleh sebab itu jika ingin masuk surga (yang isinya ketenangan), maka kita harus menyiapkan diri lebih dahulu untuk menjadi orang yang jiwanya tenang (bahagia) ketika di dunia.

Baca Juga: Menjaga Kearifan Lokal Bagian dari Cinta Tanah Air

Lalu apakah ciri orang yang hidupnya di dunia tenang dan bahagia? Cirinya adalah :


1. Beriman dan beribadah kepada Allah.
2. Berdakwah dan memberikan manfaat kepada orang lain (beramal sholih).
3. Sabar dan bersyukur.
3. Selalu berdoa untuk mendapatkan kematian yang baik (husnul khotimah).***

 

Halaman:

Tags

Terkini

Mutiara Pagi: Ikhtiar (Bagian 2230)

Kamis, 4 Juni 2026 | 06:52 WIB

Mutiara Pagi: Ucapan (Bagian 2229)

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)

Senin, 1 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:11 WIB

Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Simfoni Kerinduan (Bagian 2224)

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mutiara Pagi: Manusia Paripurna (Bagian 2223)

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:17 WIB

Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)

Senin, 25 Mei 2026 | 07:45 WIB

Mutiara Pagi: Tangan Langit (Bagian 2219)

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:20 WIB

Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)

Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:09 WIB

Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB

Mutiara Pagi: Siklus Kehidupan ( Bagian 2215)

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Kata-kata Manusia (Bagian 2214)

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:32 WIB