Journalnusantara.com, Magelang - Nama lengkapnya Arum Yuni Utari yang akrab dipanggil Arum, aktifis Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
"Alhamdulillah sebelumnya, saya aktif di PAC tingkat kecamatan, lalu jadi tim instruktur, pengurus IPPNU Magelang divisi kaderisasi, dan mengikuti Latihan Pimpinan latpel lalu PC Magelang," kata Arum kepada wartawan, Jumat (26/05/2023).
Arum yang bercita-cita jadi Entrepreneurship mengatakan, awal mula terjun berbisnis, yaitu kepepet harus mencukupi kebutuhan harian.
"Karena saya lulusan SMK jurusan tata busana, jadi bisa sekolah sambil bekerja, itung itung nambah untuk biaya bulanan," ucap Arum yang hobi olah raga dan seni.
Ia menyampaikan, kita tahu namanya sekolah di SMK banyak biaya bulanan untuk praktek, maka nyambi kerja menjahit, dan lolos di Semarang ikut fashion desain. Lalu kerja ke orang lain, sambilan make up even organizer ikut perias.
Baca Juga: Lebaran Bersama Dhita Ayu Kinantari, Miss Hijab Sosial Indonesia 2021
"Ketika punya potensi diri, misalnya saya alhamdulillah bisa sambil jalan, membuka make up, flowrist, dekorasi kecil kecilan sambil dikembangkan. Kemudian kerja jahitan kebaya, dress, gamis, mulai make up free lancer lalu ke florist," ujar putri dari Bapak Maatsamhari dan Ibu Siti Waridah.
Ia menerangkan, dengan usaha seperti itu, sisi lain juga menjahit tetap berjalan lancar. "Belum besar sich, tapi ya lumayan bersyukur sedikit-sedikit bisa bantu keluarga," imbuhnya.
Dirinya menyebut, inti dari pengembangan diri ya kerja, niatkan ibadah, terus bangkit dan jangan takut untuk jatuh.
"SKSD lewat komunikasi yang baik, kita bisa jadi landasan untuk belajar," tutur Dia.
Untuk itu, Arum mengajak generasi muda untuk mengembangkan potensi diri. Kalau down tenangkan dan evaluasi. Kita harus mental baja, jangan mager, paksa diri untuk aktif dan bergerak.
Baca Juga: Renita, Ketua Terpilih PW IPPNU Jawa Barat Sampaikan Pentingnya Berorganisasi
"Semangat up grade potensi diri apalagi masih muda. Perbaiki mental skill maupun soft skill potensi akan terus kembangkan. Jangan lupa doa orangtua agar dapat ridhonya, karena terlalu banyak resiko, dan lain-lain," tandasnya.