Journalnusantara.com - Perjalanan Dwi Nathan kali ini yaitu mendaki Gunung Andong yang letaknya berada di antara Desa Ngablak dan Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.
"Saya naik Gunung Andong tidak sendirian, tapi ditemani oleh teman satu grup, yaitu Jho, Dede, Nadin, dan Sonny," kata Dwi kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin (22/05/2023).
Menurut pemilik akun Instagram @dwinathan9 bahwa Gunung Andong yang memiliki ketinggian 1.726 mdpl ini merupakan gunung yang memiliki jalur cenderung landai via dusun sawit.
"Waktu tempuh tidak terlalu lama, hanya 1,5 jam dan aman bagi pendaki pemula. Tak heran jika gunung ini cocok bagi mereka yang baru belajar atau mengawali hobi naik gunung," ucapnya menerangkan.
Baca Juga: Situs Megalitikum Gunung Padang Cianjur, Salah Satu Keajaiban Tersembunyi di Dunia
Namun, Dwi merasa sedih hati, melihat sampah yang menumpuk di puncak maupun di jalur pendakian. "Padahal alam sudah memberikan kita pemandangan yang sangat indah dan dapat kita nikmati kenapa kita tidak menjaganya?" tuturnya.
Lulusan Sarjana Ekonomi ini bercerita, kebetulan ia dan teman-teman selalu membawa trash back setiap naik gunung dan langsung tergerak hati mulai memungut sedikit demi sedikit sampah yang ditemukan.
"Bagi saya siapapun yang naik gunung tentunya harus ikut menjaga lingkungan. Jangan hanya membawa pulang foto-foto keren, tapi malah meninggalkan sampah di gunung," terangnya.
Ia mengatakan, kalau dibiarkan maka akan semakin parah. Jadi pas naik gunung, ada inisiatif mengumpulkan sampah untuk dibawa turun bersama teman-teman satu grup.
"Ini dilakukan dengan membawa beberapa kantong sampah berupa sampah plastik dan sisa makanan yang berhasil kami kumpulkan dan membawanya turun," bebernya.
Ia menegaskan, naik gunung bukan tentang kesombongan, tapi tentang arti sebuah proses yang tidak mudah untuk bisa mencapai puncaknya.
Baca Juga: Dwi Nathan, Model Cantik Asal Indonesia Berdarah India Taklukkan 30 Gunung
"Keluarlah temui alam semesta yang luas, kau akan bertemu kedamaian. Keindahan alam lebih dari cukup untuk menyejukkan hatimu yang bersedih dan menyembuhkan hatimu yang terluka,” tandasnya.