hari ini mungkin kita bertanya
di antara gedung tinggi dan janji
apakah dunia pendidikan kita
masih memanusiakan manusia
di ruang-ruang kecil sederhana,
kata-kata menari tiada henti
meski tak semua memperhatikannya
setiap hari harapan tumbuh kembali
di sanalah, seorang guru berdiri
bukan sekadar mendidik hari ke hari
melainkan menyalakan cahaya
menyingkirkan gelap dalam dada
Hardiknas bukan sekadar tanggal,
melainkan panggilan moral
tentang bangsa yang masih percaya
bahwa ilmu adalah cahaya
mungkin kita mulai sangsi
di antara ragu dan berani
masihkah pendidikan bernurani
ataukah larut dalam arus industri
anak-anak berjalan jauh
membawa mimpi yang kian rapuh
dengan beban di pundaknya
yang lebih berat dari realita
sementara di ruang lain
mereka dipaksa untuk yakin
tentang masa depan yang dijual mahal
atas nama sistem yang tak masuk akal
Hardiknas seharusnya dimaknai
bukan sekadar seremoni belaka
bahwa setiap anak berhak bermimpi
dan negara hadir untuk mewujudkannya
Malang, 2 Mei 2026
Salam sehat,
M. Sinal