(Belajar dari Aljazair)
Revolusi Senyum di Aljazair
bukan sekadar riak protes politik,
ia laksana mata air
menyejukkan jejak menuju hari yang lebih baik
potret tentang bagaimana martabat
diperjuangkan dengan penuh kesabaran
bagaimana solidaritas rakyat
tidak menjelma menjadi kebencian
yang menjadikan istimewa
bukan hanya tuntutannya
melainkan cara mereka melangkah
ketika kritik disampaikan tanpa amarah
Revolusi Senyum mengajakarkan
bahwa kritik terhadap kekuasaan
tidak harus dibungkus dengan kebencian
karena ketegasan dan kedamaian
dapat berjalan dengan beriringan
di antara hikmah terbesar
perubahan tak selalu lahir dari kemarahan
tetapi bisa tumbuh dari sabar
yang dihiasi oleh senyum dan keteguhan
dari Aljazair, dunia bisa belajar
bahwa perubahan besar
tidak selalu harus berdarah
karena senyum pun dapat mengubah
menjadi kekuatan yang menggerakkan sejarah
Malang, 16 Februari 2026
Salam sehat,
M. Sinal