(Ode buat Tuan Guru Arifuddin al-Hafidz)
Dengan hati yang lapang,
dilayaninya tamu yang ada
dengan suara yang tenang
perlahan ia berkata:
“Ada hukum di dalam dada,
yang harus kita baca
bukan dengan mata,
melainkan dengan kesadaran jiwa”
Ayat-ayat yang suci
yang Tuhan turunkan ke bumi
akan menjadi cahaya hati
jika benar-benar dipahami
seperti embun
yang menyentuh daun-daun
selalu memberi kesejukan
yang setiap pagi kita rasakan
setiap hurufnya adalah pintu
ke mana hidup ini hendak menuju
apabila dipahami dengan benar
akan sampai pada pintu Yang Maha Besar
Pintu rahmat dan hidayah
menyingkap tabir Yang Maha Indah
Pintu ilmu dan cinta
menyingkap tabir Yang Maha Mulia
Malang, 6 Februari 2026
Salam sehat,
M. Sinal