life-style

Mutiara Pagi: Manusia yang Bernilai (Bagian 2096)

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:05 WIB
Pemandangan Wisata Alam Parang Gombong (pixels.com)

 
(Dari mereka kami belajar)

Melalui dialog dan perenungan
yang dapat dijadikan teladan
bukan tentang selalu benar
tetapi bagaimana bersedia belajar

Dari perjalanan M. Hasyim Ashari,
Masterprima Juara Indonesia:
dunia usaha adalah samudra luas
yang tak pernah benar-benar tenang
tetapi bila dijalani dengan ikhlas
suatu saat akan menjadi pemenang

Ada masa layar terkembang
namun seketika ombang pun datang
menghantam tanpa aba-aba
untuk menguji kesungguhan kita

Dari liku-liku hidup Mudjia Rahardjo,
Dewan Pembina HIPPI, akademisi UIN Maliki:
bahwa karier dan kepemimpinan
bukanlah hadiah instan
ada liku-liku hidup yang tidak selalu lurus
yang harus dijalani dengan terus menerus

Pemimpin, buah dari konsistensi
serta integritas yang dimiliki
kesanggupan memikul tanggung jawab
dengan cara-cara yang beradab

Dari sepak terjang Arisdiansah,
Incentric Customer Experience Consultant:
dunia kerap terpesona oleh kompetensi
tetapi melupakan karakter yang dimiliki

Menilai manusia
sebelum bersama mereka
adalah hal yang utama
yang menjadi lensa kita

Dari kepiawaian Ashar Pakkawaru,
akademisi Universitas Negeri Malang
alumni dari negeri Sakura-Jepang:
membuka wajah baru peradaban
tentang hebatnya kecerdasan buatan

Tidak hanya mengubah cara kerja
tetapi bagaimana cara kita berpikir
melalui kecepatan algoritma
secepat badai kehidupan mengalir

Dari kegigihan Yusuf Efendi,
Bimbingan Belajar Rumah Pintar:
belajar tentang keberanian
dan keteguhan memperjuangkan

Setiap usaha besar
bermula dari langkah kecil
selama dijalani dengan benar
suatu saat akan berhasil

Ketekunannya telah mengajarkan
untuk tidak menyerah pada keadaan
tetapi bagaimana mengolah keterbatasan
agar menjadi sebuah kekuatan

Dari Surya Kresnanda, Naratika
ada pelajaran yang tak kalah berharga:
tentang seni mengelola konflik
dan kebuntuan dalam komunikasi
jika dijalankan dengan baik
aakan didapatkan sejumlah solusi

Hidup tidak selalu berisi kesepahaman
sehingga konflik adalah keniscayaan
jurus kertas, batu, gunting
strategi menyesaikan masalah yang genting

Halaman:

Tags

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB