(Renungan menjelang akhir tahun)
Harapan, tulis Emily Dickinson,
adalah sesuatu yang bersayap
lembut, di dada ia hinggap,
menyanyikan lagu tanpa kata
namun tak pernah jeda
Harapan, ujar Gabriel Marcel,
adalah keberanian diam-diam
keyakinan pada yang belum tampak
selalu mengetuk tak pernah padam
batin pun tak mampu menolak
Harapan, tutur Vaclav Havel,
bukan janji akhir yang indah
melainkan keyakinan sederhana
bahwa setiap langkah kecil
meski dunia tak selalu ramah
ada potensi untuk berhasil
Harapan, bisik Kierkegaard,
adalah tarikan napas jiwa
semakin gelap langit
semakin gigih mencari cahaya
di sudut terdalam dan sulit
Harapan, petuah Desmond Tutu,
adalah kemampuan melihat cahaya
ketika mata disuguhi bayang-bayang
untuk tetap berjalan dan berupaya
meski rintangan datang menghadang
Apa pun harapan manusia,
Yudi Latif mengingatkan kita:
bernyanyi dalam dua nada
nada mayor yang membangkitkan kebajikan,
mengajak langkah meniti terang;
dan nada minor yang menjadi pelajaran
agar kita tak sampai terulang
tersesat ke dalam gelap yang sama
Malang, 28 Desember 2025
Salam sehat,
M. Sinal