Rumi, dengan kebijaksanaannya
Pernah mengingatkan kita
Ia menulis dengan lembut:
“Semakin kamu menjadi hening,
semakin banyak yang kamu dengar.”
Sebuah kalimat sederhana
dapat menjadi renungan kita semua
bahwa pintu menuju samudra pengertian
kadang kala membutuhkan keheningan
Betapa banyak di antara kita
Mendebat, sebelum mendengar
Sehingga dirinya sering merasa
Paling hebat, dan selalu benar
Bisikan tulus dalam dadanya
Terbang melayang entah ke mana
Suara halus dari alam semesta
Telah dihadang oleh egonya
Ambisi dan harga diri
bergaung seperti badai dalam pikiran
sehingga lebih suka menanggapi
daripada menghargai perbedaan
Merasa, bahwa berbicara lebih banyak
dan setiap perbedaan berhasil ditolak
Dialah orang yang paling pintar
dan terlihat paling benar
Dia lupa, bahwa kemenangan sejati
bukan karena lidahnya panjang
tetapi karena tau diri
serta berhati lapang
Malang, 27 Desember 2025
Salam sehat,
M. Sinal