Sebagian besar penderitaan manusia
berasal dari pikirannya sendiri
bukan dari peristiwa nyata
yang benar-benar terjadi
Manusia sering membayangkan
sesuatu yang belum pasti
akibatnya cemas berlebihan
dan takut pada bayangan sendiri
Padahal hidup terasa lebih ringan
ketika dapat membedakan
antara realitas yang harus dihadapi
dan bayangan yang hanya menghantui
Seneca memberikan pemahaman
sebelum ilmuwan lain menemukan:
penderitaan bukan datang dari peristiwa
melainkan respon pikiran terhadap peristiwa
Manusia sering menjadi musuh
bagi dirinya sendiri
akibat berpikir terlalu jauh
terhadap sesuatu yang belum terjadi
Bahkan kritik lembut
dianggap dapat merusak reputasi
karena besarnya rasa takut
pada kebohongan diri sendiri
yang selama ini disembunyikan
di balik ilusi kehormatan
Malang, 26 Desember 2025
Salam sehat,
M. Sinal