life-style

Eksplorasi Masjid Sunan Ampel, Pusat Sejarah dan Spiritual di Kota Pahlawan

Rabu, 17 Desember 2025 | 22:35 WIB
Foto: Masjid Sunan Ampel - Surabaya (masjidinfo.net)

JOURNALNUSANTARA.COM - Masjid Sunan Ampel di Surabaya merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia, dibangun pada tahun 1421 oleh Raden Achmad Rachmatullah, yang lebih dikenal sebagai Sunan Ampel, di era Kerajaan Majapahit.

Masjid ini mengusung arsitektur Jawa kuno dengan sentuhan nuansa Arab yang kental.

Sunan Ampel wafat pada tahun 1481 dan dimakamkan di sebelah barat masjid.

Hingga tahun 1905, Masjid Ampel tercatat sebagai masjid terbesar kedua di Surabaya.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid ini dulu menjadi pusat pertemuan para ulama dan wali Allah untuk membahas strategi penyebaran Islam di tanah Jawa.

Baca Juga: Keputihan Tidak Normal Bisa Berbahaya, Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui

Di komplek pemakaman Masjid Sunan Ampel, selain makam Sunan Ampel, terdapat pula makam Mbah Sonhaji atau Mbah Bolong, dan Mbah Soleh, pembantu Sunan Ampel yang bertugas merawat masjid.

Kedua makam ini memiliki nilai historis dan kerap menjadi bagian dari cerita rakyat setempat.

Tak jauh dari sana, terdapat makam KH. Mas Mansyur, pahlawan nasional, yang tampak sederhana, setara dengan makam keluarga lain, hanya ditandai batu nisan di atas tanah datar, dan relatif sepi dari peziarah.

Kompleks makam dikelilingi tembok setinggi 2,5 meter.

Makam Sunan Ampel beserta istri dan lima kerabatnya dipagari dengan baja tahan karat setinggi 1,5 meter, melingkar seluas 64 meter persegi, dan bagian makam Sunan Ampel diberi hamparan pasir putih.

Dari segi arsitektur, Masjid Agung Sunan Ampel menampilkan perpaduan gaya Jawa dan geometri khas Hindia Belanda.

Hal ini terlihat dari atap tajug bertingkat tiga, menara yang menjadi ikon masjid, bentuk pintu berulang, serta kolom-kolom besar berornamen Hindia Belanda.

Baca Juga: Ini Rahasia Tulang Tetap Kuat Meski Usia Bertambah

Halaman:

Tags

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB