JOURNALNUSANTARA.COM - Keputihan tidak normal merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri hingga wanita dewasa.
Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena dapat menjadi tanda adanya infeksi atau gangguan kesehatan pada organ kewanitaan.
Keputihan yang tidak normal ditandai dengan perubahan warna, bau tidak sedap, tekstur kental atau berbusa, serta jumlah cairan yang keluar lebih banyak dari biasanya.
Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko menimbulkan infeksi pada vagina hingga saluran kemih.
Baca Juga: Ini Rahasia Tulang Tetap Kuat Meski Usia Bertambah
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) melalui situs resminya pafikabgunungkidul.org terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, termasuk pencegahan dan penanganan keputihan tidak normal.
Apa Itu Keputihan Tidak Normal?
Keputihan tidak normal adalah kondisi ketika cairan vagina mengalami perubahan yang tidak wajar, baik dari segi warna, aroma, maupun volumenya.
Keputihan jenis ini umumnya disertai keluhan tambahan seperti gatal, nyeri, perih saat buang air kecil, atau rasa tidak nyaman saat berhubungan intim.
Menurut informasi dari pafikabgunungkidul.org, sekitar 80 persen kasus keputihan tidak normal dialami oleh wanita usia reproduksi, yakni antara 15 hingga 45 tahun.
Penyebab Keputihan Tidak Normal yang Perlu Diwaspadai
Keputihan tidak normal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi medis serius. Berikut beberapa penyebab utamanya:
Baca Juga: Tips Sederhana Merawat TV Modern yang Jarang Diperhatikan