3. Dracaena
Dracaena memiliki lebih dari 40 jenis yang berbeda dan kerap dijadikan tanaman hias dalam ruangan.
Namun, pemilik hewan peliharaan perlu waspada karena tanaman ini bersifat beracun bagi kucing dan anjing.
Jika tergigit atau tertelan, dracaena dapat menyebabkan keracunan.
Tanaman ini dapat tumbuh hingga tiga meter, sehingga memerlukan pot besar dan ruang yang cukup.
Dracaena lebih menyukai kelembapan ringan dan disarankan disemprot air dibandingkan disiram berlebihan.
Baca Juga: Enam Pelaku Pengeroyokan Debt. Colector Hingga Dua orang Tewas di Kalibata, Ternyata..?
4. Sansevieria
Dikenal di Indonesia sebagai lidah mertua, sansevieria berperan dalam membantu mengurangi nitrogen dioksida di udara.
Tanaman ini unik karena mampu menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen pada malam hari.
Selain itu, sansevieria termasuk tanaman yang mudah dirawat, hanya memerlukan sedikit cahaya matahari dan penyiraman minimal.
5. Lili Variegata
Lili variegata berukuran relatif kecil sehingga ideal ditempatkan di ruangan dengan area terbatas. Tanaman ini tumbuh baik di lokasi teduh dengan kondisi tanah yang lembap, namun tidak tergenang air. Selain mempercantik ruangan, lili variegata juga berkontribusi menjaga kualitas udara.