life-style

Tak Sekadar Lengket, Ketan Uli Jadi Simbol Eratnya Persaudaraan Betawi

Kamis, 11 Desember 2025 | 13:40 WIB
Foto : Ketan bakar, salah satu kuliner tradisional yang tak pernah kehilangan peminat. (ist)

JOURNALNUSANTARA.COM - Ketan bakar, atau yang akrab disebut ketan uli, merupakan salah satu kuliner Betawi yang masih mudah ditemui di wilayah Bekasi.

Salahsatu hidangan tradisional ini kini hadir dengan beragam rasa dan pilihan topping, jauh lebih variatif dibandingkan padanan klasiknya yang hanya menggunakan kelapa parut atau serundeng.

Baca Juga: Bagaimana Kebakaran PT. Terra Drone Begitu Besar? Begini Penjelas nya

Namun, sedikit yang mengetahui bahwa ketan uli menyimpan sejarah panjang yang berkaitan erat dengan nilai kekeluargaan serta tradisi silaturahmi masyarakat Betawi.

Lebih dari sekadar soal cita rasa, kudapan ini juga memuat makna spiritual yang diwariskan turun-temurun.

Menurut pegiat sejarah kuliner nusantara sekaligus chef, Wira Hardiyansyah, proses pembuatan ketan uli dapat disebut cukup romantis karena melibatkan kerja sama antara laki-laki dan perempuan.

Setiap orang memiliki peran dalam menciptakan sajian tersebut.

“Biasanya pria bertugas menumbuk ketan, sementara perempuan memasak atau mengolah uli-nya.

Pembagian peran ini sarat makna, menjadi simbol kebersamaan masyarakat Betawi,” katanya.

Wira menambahkan, jauh sebelum masyarakat Betawi terbentuk, ketan sudah menjadi simbol pemersatu dalam hubungan sosial, baik di dalam maupun di luar lingkup kerajaan pada masa kejayaan Majapahit.

Baca Juga: Netizen Pertanyakan Fungsi SVLK, Kemenhut Gelagapan Hadapi Kayu Gelondongan

Catatan sejarah bahkan menunjukkan bahwa kudapan berbahan dasar ketan seperti wajik telah dikenal sejak era tersebut.
“Ketan itu kan punya kadar gluten tinggi, jadi mudah lengket. Nah, kelengketannya itu diibaratkan sebagai lambang berkumpulnya orang-orang, kedekatan yang makin erat,” jelasnya.

Dalam tradisi lama, pembuatan ketan uli juga dibalut sejumlah kepercayaan mistis. Ada syarat dan pantangan yang harus dipatuhi agar hasil ketan sempurna.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik tentang Reproduksi Ovipar yang Harus Kamu Ketahui

Halaman:

Tags

Terkini

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB

Mutiara Pagi: Amanah (Bagian 2255)

Senin, 29 Juni 2026 | 07:49 WIB

Mutiara Pagi: Romantika Kehidupan (Bagian 2254)

Minggu, 28 Juni 2026 | 07:32 WIB

Mutiara Pagi: Merawat Hati (Bagian 2253)

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:27 WIB

Mutiara Pagi: Adab (Bagian 2252)

Jumat, 26 Juni 2026 | 07:15 WIB

Mutiara Pagi: Merawat Pagi (Bagian 2251)

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:26 WIB