(Selamat jalan Ibu Hj. Hanik Andriani)
Seolah langit mengerti,
memberi ruang saat kau pergi
Seperti merpati putih,
kembali ke sarangnya dengan cinta kasih
Kepergianmu bukan duka semata
melainkan ayat terakhir sebuah kisah
memberi senyum pada Bumi Arema
tentang indahnya perjuangan yang tak kenal lelah
Dan kini, senyum itu,
telah kembali kepada pemiliknya
Seolah-olah hendak bercerita:
bahwa cinta adalah tamu,
yang datang membawa cahaya,
lalu duka datang memberi tahu,
bahwa semua akan kembali ke pangkuan-Nya
Namun, ibarat matahari tenggelam
Senyum itu takkan pernah padam
Karena kami yakin
hanya untuk terbit di ufuk lain
Arema kehilangan seorang ibu,
namanya tertulis di dalam kalbu
Semoga Yang Maha Pencipta
memberi keindahan bagi jalan terakhirnya
Malang, 21 November 2025
Salam sehat,
M. Sinal