Orang bijak berjalan perlahan,
tak tergesa menilai kehidupan,
setiap langkahnya menyimpan pesan,
penuh hikmah yang datang dari Tuhan
Menegur tanpa melukai,
menasihati tanpa meninggi
Baginya kebijaksanaan sejati,
bukan suara keras, melainkan getar nurani
Tidak mencari pujian manusia,
Tak butuh panggung dunia
Di ruang batinnya yang sunyi,
kebenaran bersemayam abadi
Setiap perbedaan
Melahirkan sebuah kesadaran
Bukan penghakiman
yang menimbulkan persoalan
Menunduk saat dunia bersorak,
tersenyum saat orang lain menolak,
di dadanya selalu ada taman,
tempat bunga mekar dalam keikhlasan
Ketika malam datang menghampiri,
tak gentar dengan gelap yang pekat,
sebab dalam hatinya telah terpatri
bintang-gemintang akan tetap terlihat
Malang, 10 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal