Tuhan Maha Mendengar
Tak butuh mikrofon untuk mendengar
Setiap doa-doa hamba-Nya
Akan mendapat perhatian-Nya
Yang butuh volume tinggi, ego manusia
ingin didengar, ingin dipuji
Di hadapan sesama manusia
ingin dilihat, dan merasa paling berarti
Agama hadir sebagai energi sunyi
Yang meresap di dalam hati
Bukan sebagai suara bising
Yang menggema, tapi tak penting
Petuah hendaknya menyejukkan
Bukan seperti orasi politik
Agar dapat membangun kesadaran
Pada langkah hidup yang lebih baik
Kritik bukan bentuk kebencian
Tapi yang memberi kedamaian
Seperti seorang ibu menidurkan bayinya
Penuh cinta kasih serta belaiannya
Tuhan tidak butuh mikrofon
Yang butuh adalah manusia
Agar bisa didengar dan ditonton
Bahwa dirinya merasa lebih mulia
Malang, 8 April 2025
Salam sehat,
M. Sinal