life-style

Mutiara Pagi: Tuhan Tidak Butuh Mikrofon (Bagian 1804)

Selasa, 8 April 2025 | 06:21 WIB
Ilustrasi mikrofon di podium, susunan upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni (Pixabay.com/ Rudy and Peter Skitterians)

Tuhan Maha Mendengar
Tak butuh mikrofon untuk mendengar
Setiap doa-doa hamba-Nya
Akan mendapat perhatian-Nya

Yang butuh volume tinggi, ego manusia
ingin didengar, ingin dipuji
Di hadapan sesama manusia
ingin dilihat, dan merasa paling berarti

Agama hadir sebagai energi sunyi
Yang meresap di dalam hati
Bukan sebagai suara bising
Yang menggema, tapi tak penting

Petuah hendaknya menyejukkan
Bukan seperti orasi politik
Agar dapat membangun kesadaran
Pada langkah hidup yang lebih baik

Kritik bukan bentuk kebencian
Tapi yang memberi kedamaian
Seperti seorang ibu menidurkan bayinya
Penuh cinta kasih serta belaiannya

Tuhan tidak butuh mikrofon
Yang butuh adalah manusia
Agar bisa didengar dan ditonton
Bahwa dirinya merasa lebih mulia

Malang, 8 April 2025
Salam sehat,

M. Sinal

Tags

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB