Seorang filsuf Tiongkok kuno, Laozi (Lao Tzu), mengatakan, "Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah.” Demikian pula perjalanan dalam menuju keabadian. Ia tidak membutuhkan lompatan besar, tetapi langkah-langkah kecil yang konsisten.
Ramadan mengajarkan kita bahwa dalam kesederhanaan, ada kebesaran. Dalam ketulusan, ada kemuliaan. Dalam setiap amal kecil, ada keabadian dan keagungan Yang Maha Agung, Allah SWT.
Dari Ramadan ke Ramadan, semoga kita dapat menoleh ke belakang dan melihat jejak-jejak kecil yang telah kita tinggalkan. Kemudian menjadikannya cermin untuk lebih dekat kepada cahaya yang abadi. Demikian pula, setiap butir kebaikan yang kita tabur di bulan suci ini, semoga menjadi benih yang tumbuh subur di taman keabadian.
*Penulis adalah Corporate Legal Consultant, ahli bahasa hukum, founder Pena Hukum Nusantara (PHN), dan dosen Polinema.