JournalNusantara.com - Mengkudu atau buah pace adalah buah yang banyak tumbuh di daerah tropis, seperti Asia Tenggara. Jus atau sari buahnya telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk banyak penyakit.
Baca Juga: Perlahan Peran Ulama, Pendeta, dan Biksu Bakal Tergantikan oleh Artificial Intelligence
Secara umum, buah ini mengandung antioksidan kuat yang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh. Misalnya mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat dan meredakan peradangan.
Namun, banyak masyarakat hanya menggunakan buahnya untuk dijadikan obat herbal. Kebanyakan masyarakat mengolah buah ini menjadi minuman atau jus.
Baca Juga: Ramadan sebagai Bulan Transformasi - 03
Dilansir Hallodoc.com yang dikutip Minggu (17/3/2024). Berdasarkan data dari USDA Food Data Central, ada berbagai kandungan dalam 30 mililiter jus mengkudu, seperti Kalori 5,1 kkal, Karbohidrat: 1 gram, Gula 1 gram, Natrium 5,1 miligram, Vitamin C 9 miligram, berbagai mineral yaitu zat besi, Kalsium, Potasium, Tembaga, Magnesium, Sodium, Zink, Fosfor dan Selenium.
Baca Juga: Perkara OTT ASN Tak Dilanjut, AMPUH Geram dan Pertanyakan Kualitas Kinerja Bawaslu Kabupaten Cianjur
Mengkudu menjadi salah satu buah yang berguna sebagai tanaman atau obat herbal. Hal ini berkat kandungan nutrisi dalam mengkudu yang bervariasi. Mulai dari akar, batang, kulit, daun, hingga buah pace mengandung berbagai nutrisi di dalamnya.
Mengkudu memiliki sifat anti nyeri dan antiinflamasi, sehingga dapat membantu mengatasi rasa sakit di persendian. Hal ini terbukti dalam penelitian pada 2018 di jurnal Foods.
Para peneliti mencatat bahwa uji klinis pada manusia telah menunjukkan potensi manfaat jus mengkudu untuk persendian. Termasuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan jangkauan gerak.
Semoga bermanfaat.***
Sumber : Hallodoc.com