JournalNusantara.com - Produksi ASI akan disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Artinya makin sering ibu menyusui atau memerah ASI, makin meningkat produksi ASI.
Namun, produksi ASI juga bisa berkurang jika ibu menyusui merasa stres, mengalami dehidrasi, atau tidak mendapatkan asupan makanan atau nutrisi yang cukup.
Produksi ASI juga berkurang jika cara menyusu bayi atau pelekatan mulut bayi pada puting kurang tepat.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024 Polda Jabar dan Media Massa Gelar Deklarasi Damai
Dilansir alodokter.com, dikutip Senin (30/10/2023) untuk memperlancar dan memperbanyak produksi ASI, ibu menyusui bisa mencoba beberapa hal, termasuk dengan mengonsumsi makanan pelancar ASI.
Selama menyusui, Busi perlu mengonsumsi sekitar 400 kalori lebih banyak agar produksi ASI tetap lancar. Asupan tersebut bisa diperoleh dengan cara mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta dibarengi minum 8 gelas air putih sehari.
Jika produksi ASI dirasa kurang lancar, ibu menyusui bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan pelancar ASI berikut ini :
1. Daun katuk
Daun katuk atau Sauropus androgynus merupakan salah satu makanan pelancar ASI tradisional yang sudah lama digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Daun ini kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin E, protein, dan kalsium. Selain itu, daun katuk juga mengandung zat besi, magnesium, dan seng.
Berdasarkan penelitian, mengonsumsi daun katuk bermanfaat untuk merangsang prolaktin dan oksitosin, yaitu hormon yang berperan dalam produksi dan pengeluaran ASI.
Baca Juga: Suranto Diharapkan Maju Kembali Dalam Pilkada Cianjur 2024
2. Daun kelor
Daun kelor (Moringa oleifera) adalah salah satu tanaman yang diyakini dapat melancarkan ASI. Daun kelor mengandung vitamin, mineral, asam amino, dan glikosida yang dibutuhkan ibu menyusui.