Di samping itu, terdapat enzim antibakteri dalam air liur yang berfungsi membunuh bakteri penyebab bau mulut.
Baca Juga: Ikhtiar Tugas Kita, Hasilnya Ketentuan Allah
4. Menekan nafsu makan
Mengunyah secara perlahan ampuh mengontrol nafsu makan berlebihan. Sinyal dan rasa kenyang biasanya akan sampai ke otak jadi oksigen dalam waktu 15-20 menit. sehingga tetap ada keseimbangan untuk menjaga kekebalan tubuh, tetap sehat bugar.
Dengan mengulur waktu saat makan perlahan, kamu akan mendapat perasaan kenyang yang sama, meski makan dengan porsi lebih sedikit.
5. Baik untuk diet
Resep Sate untuk Menetralisir Daging Kurban yang Kamu Santap
Kamu yang sedang diet justru dianjurkan untuk mengunyah secara perlahan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, nafsu makan dapat ditekan saat makan pelan-pelan dan memungkinkan kamu berhenti sebelum kenyang. Setelahnya pun kamu gak akan merasakan lapar "susulan" atau keinginan ngemil.
6. Mengurangi gas dan sendawa
Saat makanan tidak dikunyah dengan baik, hal ini memperbesar potensi untuk makanan tak digiling dengan sempurna dalam perut. Untuk itu, sebagian nutrisi akan diserap tubuh selagi sebagian lainnya berubah menjadi sisa alias residu.
7. Merasa lebih senang setelah makan
Dengan mengunyah makanan secara perlahan, lidah akan menerima lebih banyak rasa. Kamu bisa menikmati makananmu dengan lebih baik, sehingga menimbulkan perasaan senang atau puas setelah makan.
8. Membuatmu ingin makan makanan sehat
Kita bisa memiliki kecenderungan makan makanan sehat dengan mengunyah perlahan seperti yang Nabi kita contohkan. Supaya pencernaan tidak mudah luka lambung, bila mengunyah dengan terburu buru, Setelahnya, sensasi rasa akan berkurang dan justru berubah tidak enak. Berbeda dengan makanan sehat dan alami seperti sayur dan buah.
Coba bayangkan kalau kamu mengunyah biskuit atau keripik kentang 32 kali, tentu gak sebanding dengan saat mengunyah buah stroberi.
9. Lebih terhidrasi
Studi yang dilakukan University of Rhode Island membandingkan peserta yang makan secara cepat dan perlahan. Hasilnya, rata-rata mereka yang makan secara cepat hanya minum sekitar 289 ml, sedangkan yang makan secara lambat minum air hingga 409 ml.